If you pick up a starving dog and make him prosperous,
he will not bite you;
that is the principal difference between a dog and a man.
Never Give Up....go go go.....
- Wall
- Info
- Photos
- Video
- Links
- Games
-
Categories
- Agama (1)
- Anak-Anak (1)
- dampak ponsel terhadap kesehatan (1)
- dunia lain (1)
- Game Online (1)
- Lagu Nasional (1)
- Movie (1)
- Ragam Berita (2)
- Rumah Tangga (1)
- sport (1)
- Swordman Branch (1)
- Technology (2)
- tip (1)
- Zikir Qur'an (1)
Rabu, 30 Juni 2010
Oh ,Indahnya Persahabatan dan Perbedaan
Senin, 28 Juni 2010
First Media Gelar Layanan Sitra Wimax 4G
28 Juni 2010
First Media Gelar Layanan Sitra Wimax 4G
Jakarta (ANTARA) - PT First Media Tbk, meluncurkan layanan Sitra Wimax, koneksi jaringan internet nirkabel berkecepatan tinggi berbasis teknologi Wimax.
"Sitra Wimax siap menjadi pelopor layanan internet nirkabel super cepat dengan kualitas terbaik," kata Direktur First Media, Hengkie Liwanto, di sela softlaunch "Sitra Wimax Operator 4G Pertama di Indonesia", di kawasan Lippo Karawaci, Tangerang, Senin.
Teknologi Wimax (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah suatu layanan broadband internet nirkabel generasi ke empat (4G).
Wimax sendiri adalah teknologi berbasis data yang bekerja pada spektrum pita frekuensi 2.3 GHz layaknya Wi-Fi namun dengan jangkauan lebih luas dan kemampuan transmisi lebih cepat yakni mencapai 75 Mbps.
Sitra sendiri memenangkan tender Wimax untuk zona Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan empat zona yang mencakup Jabodetabek dan propinsi Banten.
"Penggelaran jaringan Sitra Wimax akan dilakukan secara bertahap di kawasan barat Jakarta dan sekitarnya," kata Hengki.
Sementara itu Dirjen Pos dan Telekomunikasi Depkominfo, Budi Setiawan mengatakan, menyambut baik peluncuran Sitra Wimax.
"Kami berharap Sitra Wimax menjadi perangsang terselenggaranya layanan internet berkualitas dengan kecepatan tinggi di Indonesia," kata Budi.
Ia juga meminta Sitra mempercepat pembangunan jaringan di wilayah Sumbagut, untuk lebih mempercepat pemerataan jaringan internet di wilayah itu.
"Sitra sudah lolos uji laik operasi (ULO) untuk wilayah Jabodetabek, tinggal ULO untuk wilayah Sumbagut," kata Budi.
Terkait dengan semangat pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), ia menuturkan, pemerintah akan betul-betul melakukan klarifikasi sejalan dengan program memajukan industri dalam negeri.
Untuk merealisasikan TKDN tersebut, Sitra menggandeng PT Teknologi Riset Global (TRG) sebagai penyedia perangkat Wimax berupa customer premise equipment (CPE) dan base station. Pada tahap awal Sitra akan menggunakan TRG sebagai pemasok perangkat untuk wilayah Jabodetabek.
Sementara itu, Direktur TRG Gatot Tetuko mengatakan, jika mengacu pada CPE yang diproduksi maka TKDN sudah mencapai di atas 30 persen, sedangkan TKDN BTS di atas 40 persen.
"Kapasitas produksi CPE TRG bisa mencapai 5.000 unit per bulan, dan BTS mencapai 200 unit per bulan," katanya.
Ia menjelaskan, saat ini TRG memiliki tiga unit line produksi CPE dan BTS yang bisa ditingkatkan sesuai dengan permintaan pasar.
Menurut Kumaran Singaram, Sitra menargetkan dapat meraih pelanggan Wimax sebanyak 100.000-150.000 pelanggan pada tahun pertama atau Juni 2011.
"Sebanyak 500.000 pelanggan pada tahun ke tiga, serta sebanyak 1 juta pelanggan hingga April 2015," kat
Kamis, 24 Juni 2010
Mimisan Tak Selalu Ringan
- Kamis, 24 Juni 2010
Kompas.com- Pada anak-anak mimisan termasuk hal yang umum terjadi, meski tak urung kadang membuat orangtua bingung, bahkan panik. Memang perlu waspada terutama jika mimisan sulit dihentikan. Mungkin itu bukan merupakan gejala kondisi ringan, misalnya gangguan pembekuan darah
Selasa, 04 Mei 2010
Seorang Wanita Menikah dengan Arwah
Posted: 4 Mei 2010 0620:55 AM PDT
Maut tak bisa memisahkan cinta sejati, begitulah yang dialami Jaskiewicz Magali dan jonathan goerge (sumber telegraph) yang melangsungkan pernikahan mereka meski calon mempelai pria telah meninggal akibat kecelakaan setahun yang silam.
Penikahan ini terjadi karena magali sulit melupakan rasa cintanya , sehingga berkat dukungan keluarga dan para sahabatanya, manggali tetap melaksanakan pernikahan dengan photo george disebuah perkampungan di Dommary Baroncourt, sisi timur prancis , pada november 2009.
Untuk memperlancar pernikahan itu magali menggunakan kode sipil yang jarang di ketahui orang lain untuk mendapatkan izin menikahi seseorang yang sudah meninggal, serta membuat serangkaian pembuktian hingga menyakinkan pejabat catatn sipil disana untuk menikahi dirinya denga orang yang telah tiada.sehingga pejabat kementrian prancis menyebutkan , sekitar 10 pernikahan anumeta berlangsung setiap tahunya di prancis.
(sumber : sijori mandiri)
Sabtu, 24 April 2010
Diluncurkan , Riset tentang Dampak Ponsel
Sabtu, 24 April 2010
LONDON, KOMPAS.com — Penelitian terbesar di dunia dalam hal keamanan memakai telepon seluler (ponsel) diluncurkan di London. Dalam studi ini akan dilibatkan 250.000 pengguna ponsel di lima negara di Eropa, yakni Finlandia, Denmark, Swedia, Inggris, dan Belanda.
Penelitian yang didanai oleh perusahaan telekomunikasi Inggris, Mobile Telecommunications dan Health Research, ini bertujuan untuk membuktikan mitos-mitos yang selama ini beredar mengenai efek menggunakan handphone.
Beberapa riset telah menunjukkan bahwa ponsel tidak berdampak pada kesehatan seseorang, tetapi para ahli menilai periode penelitian tersebut mungkin kurang panjang untuk mendeteksi penyakit-penyakit tertentu, seperti kanker. Itu sebabnya, penelitian yang dinamai Cosmos ini akan dilakukan dalam periode lima tahun.
"Kami belum bisa memastikan apakah ponsel bisa memicu kanker. Beberapa penelitian memang menyebutkan tidak ada kaitannya, tapi kami perlu membuktikannya," kata salah seorang peneliti, Profesor Lawrie Challis.
Para peneliti menyebutkan, saat ini cara terbaik yang bisa dilakukan adalah mulai memonitor kesehatan para pengguna ponsel dalam periode yang lama. "Dengan cara ini kita bisa mendapat gambaran yang nyata untuk menentukan apakah ada kaitan antara ponsel dan penyakit," kata Dr Mireille Toledano, peneliti dari Imperial College London.
Nantinya penelitian ini tidak terbatas pada penyakit kanker otak, mengingat saat ini orang menggunakan ponsel dalam berbagai cara, termasuk untuk membuka situs, sehingga ponsel tidak selalu harus dipakai dekat kepala.
"Kami akan melihat berbagai dampak kesehatan yang timbul, termasuk berbagai jenis kanker, seperti kanker kulit dan penyakit yang berkaitan dengan saraf otak. Gangguan dan keluhan seperti sakit kepala, tinnitus, depresi, dan gangguan tidur juga akan kami monitor," kata Toledano.
Kita tunggu saja hasilnya lima tahun lagi. Apakah radiasi elektromagnetik yang selama ini dituding berbahaya bagi kesehatan benar-benar terbukti.
Minggu, 04 April 2010
Posisi Start Grand Prix Malaysia
Antara - Senin, 5 April 2010
Posisi Start Grand Prix Malaysia
Sepang, Malaysia (ANTARA/Reuters) - Posisi start Formula Satu Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu: 1. Mark Webber (Australia) Red Bull 2. Nico Rosberg (Jerman) Mercedes GP 3. Sebastian Vettel (Jerman) Red Bull 4. Adrian Sutil (Jerman) Force India 5. Nico Huelkenberg (Jerman) Williams 6. Robert Kubica (Polandia) Renault 7. Rubens Barrichello (Brazil) Williams 8. Michael Schumacher (Jerman) Mercedes GP 9. Kamui Kobayashi (Jepang) Sauber 10. Vitantonio Liuzzi (Italia) Force India 11. Vitaly Petrov (Rusia) Renault 12. Pedro de la Rosa (Spanyol) Sauber 13. Sebastien Buemi (Swiss) Toro Rosso 14. Jaime Alguersuari (Spanyol) Toro Rosso 15. Heikki Kovalainen (Finlandia) Lotus 16. Timo Glock (Jerman) Virgin 17. Jenson Button (Inggris Raya) McLaren 18. Jarno Trulli (Italia) Lotus 19. Fernando Alonso (Spanyol) Ferrari 20. Lewis Hamilton (Inggris Raya) McLaren 21. Felipe Massa (Brazil) Ferrari 22. Karun Chandhok (India) HRT 23. Bruno Senna (Brazil) HRT 24. Lucas Di Grassi (Brazil) Virgin
Senin, 22 Maret 2010
Ular Pemangsa Pelajar Di Tembung Masih Sembunyi
Antara - Senin, 22 Maret
Medan (ANTARA) - Ular phyton besar yang memangsa pelajar SMP PGRI, M Zakaria (13) saat mandi di Sungai Tembung, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara diperkirakan masih bersembunyi di dalam terowongan air pembuangan limbah.
Hingga Senin pagi (22/3) lokasi tewasnya M Zakaria penduduk Pasar VIII Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, masih dipenuhi warga yang datang dari berbagai daerah, sehingga polisi harus mengamankan lokasi tersebut.
Darmin Nasution (60) salah seorang warga yang sudah hampir 50 tahun tinggal di Tembung, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, mengatakan baru kali ini mengetahui seekor ular phyton sepanjang tujuh meter memangsa pelajar SMP di daerah itu.
"Kejadian aneh ini merupakan peristiwa yang cukup langka, dan jarang terjadi sepanjang hidup saya yang tinggal tidak berapa jauh dari Sungai Tembung tersebut," kata Darmin dalam perbincangannya di Tembung, Senin.
Sungai Tembung, Kamis petang (18/3) menggegerkan warga di daerah tersebut setelah seekor ular piton ukuran besar dan panjang tujuh meter lebih memangsa pelajar SMP yang sedang mandi-mandi dengan tiga temannya yang baru pulang sekolah.
Ular piton itu, dengan ganasnya melilit korban yang sedang berusaha melarikan diri dari dalam sungai tersebut.
Selain itu, menurut Nasution, ular yang dalam keadaan kelaparan itu juga membanting-bantingkan korban di dalam sungai, sehingga akhirnya lemas.
Sementara itu, tiga rekan korban yang berhasil keluar dari sungai berusaha minta bantuan pada warga yang tinggal tidak berapa jauh dari lokasi kejadian tersebut.
Selanjutnya, masyarakat dengan menggunakan bambu runcing menombak bagian kepala dan badan ular itu agar mau melepaskan korbannya.
Namun akhirnya, usaha yang dilakukan warga itu tidak sia-sia, karena saat itu juga ular tersebut melepaskan korban yang sudah dalam keadaan remuk dan tidak bernyawa lagi.
Korban yang dilepaskan dari mulut ular yang dalam keadaan mengganas itu, menurut Nasution, nyaris saja menelan pelajar SMP tersebut.
Kemudian ular tersebut, menghilang dan menyelam masuk ke terowongan tempat persembunyiannya dan sampai saat ini tidak pernah keluar.
Selanjutnya, ia menjelaskan, warga yang mengetahui ular memangsa pelajar SMP itu, juga tidak mau tinggal diam, mereka minta bantuan beberapa pawang ular untuk bisa menangkap ular yang berada di Sungai Tembung.
Kemudian, Jumat, (19/3) sekitar pukul 19:30 WIB, pawang ular yang bekerja ekstra keras yang dibantu beberapa masyarakat akhirnya berhasil menjerat ular ukuran besar itu dari tempat persembunyiannya di dalam sungai.
Ular tersebut berhasil dijerat dengan tali yang sudah dipersiapkan, setelah lebih dulu diberi umpan berupa seekor ayam.
Selanjutnya, ular yang berhasil ditangkap itu dimasukkan kedalam goni dan dibawa ke kantor Polsek Percut Sei Tuan untuk diamankan.
Namun, menurut pawang ular yang menangkap ular itu. Ular yang dijerat itu, bukan ular yang memangsa pelajar SMP, tetapi ular lain yang hidup di Sungai Tembung.
Menurut pawang itu, ada dua ekor lagi ular besar yang masih hidup di Sungai Tembung itu, salah satunya ular yang memangsa pelajar SMP.
Selanjutnya Nasution mengatakan, peristiwa ular yang memangsa seorang pelajar SMP itu, benar-benar termasuk peristiwa aneh di daerah ini, karena setiap harinya Sungai Tembung itu dijadikan warga sebagai tempat mandi dan mencuci pakaian.
Namun, tidak pernah warga ada yang melihat ular atau diganggu binatang lainnya yang ada di sungai itu